Kabupaten Belitung Timur atau yang akrab disebut Bumi Beraje punya segudang keunikan. Yuk simak 5 faktanya!
Kata "Beraje" dalam bahasa Melayu Belitung berarti halaman atau pekarangan rumah. Tapi secara filosofis, Bumi Beraje menggambarkan keramahan masyarakat yang menyambut tamu seperti keluarga sendiri. Siapa pun yang datang, mereka akan merasa seperti di halaman rumah sendiri.
Masyarakat Belitung Timur punya dialek sendiri. Misalnya, kata "kita" artinya "saya", sementara "kamek" artinya "kami". Ada juga kata "nyor" (kelapa), "tepe" (tidak bisa), dan "ngacir" (kabur atau pergi cepat). Lucu dan unik!
Rumah adat Belitung Timur disebut Rumah Berundak atau Rumah Panggung. Makin tinggi derajat pemiliknya, makin banyak undakannya. Ada yang 3, 5, hingga 7 undakan. Keren kan?
Nganggung adalah tradisi membawa makanan dalam rantang atau tampah (anyaman bambu) ke masjid atau tempat acara. Semua orang makan bersama. Tradisi ini melambangkan gotong royong dan kebersamaan yang kuat.
Rusip adalah fermentasi ikan teri. Aromanya cukup kuat, mirip terasi. Tapi bagi pecinta kuliner ekstrem, rasanya asin gurih dan bikin nagih. Biasanya dijadikan sambal atau campuran sayur. Wajib coba kalau ke Beltim!
Itulah 5 fakta unik Belitung Timur. Semoga menambah wawasan kita tentang kekayaan budaya Bumi Beraje.